curug jenggala,air terjun curug jenggala,curug cinta jenggala,air terjun curug cinta jenggala,wisata banyumas,baturraden,wisata baturraden,kawasan wisata baturraden

Air Terjun Curug Jenggala, Wisata Alam yang Memikat Hati


Masih dari kawasan wisata Baturraden, Kabupaten Banyumas. Kali ini kita akan berkunjung ke lokasi air terjun yang cantik, yang kini menjadi salah satu obyek wisata andalan Kabupaten Banyumas. Namanya air terjun Curug Jenggala.

Wisata air terjun Curug Jenggala terletak di hutan wilayah Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Timur. Kini, Curug Jenggala dikelola oleh pemuda Dusun Kalipagu, Desa Ketenger, Kecamatan Baturraden melalui Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Gempita.

Jalan Menuju Lokasi Air Terjun Curug Jenggala

Untuk menjangkau Air terjun Curug Jenggala, kita harus menempuhnya dengan jalan kaki atau naik ojek. Sebab, sesampai di ujung Dusun Kalipagu, masih ada perjalanan sejauh 2 kilometer (km). Bagi yang ingin menikmati perjalanan, maka jalan kaki dapat menjadi pilihan. “Kalau saya lebih memilih jalan kaki. Karena, meski jalannya naik turun, tetapi di sepanjang perjalanan banyak pemandangan yang indah,” ungkap Yanuar, 29, salah seorang pengunjung asal Purwokerto.

Memang, di sepanjang perjalanan sekitar 2 km melewati jalan setapak, pengunjung akan bisa menikmati pemandangan sawah, hutan yang masih asri serta semacam embung penampung air untuk pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Ketenger. Kalau lelah, para pengunjung dapat beristirahat sejenak sambil menikmati semilir angin pegunungan yang sejuk.

Perjalanan menuju ke Curug Jenggala dari tempat parkir kendaraan sekitar 20 menit. Kalau dengan istirahat, barangkali sampai 30 menit. Namun, jika ada yang memilih untuk naik ojek juga bisa. Para pengojek siap mengantarkan dari tempat parkiran sampai ke lokasi Curug Jenggala hanya dengan biaya Rp10 ribu.


curug jenggala,air terjun curug jenggala,curug cinta jenggala,air terjun curug cinta jenggala,wisata banyumas,baturraden,wisata baturraden,kawasan wisata baturraden
dokumentasi L Darmawan (mongabay.co.id)

Begitu sampai di Curug Jenggala, suasana benar-benar sejuk. Titik-titik air dari curug yang terbawa angin semakin membuat sejuk, apalagi di sekitar air terjun adalah hutan yang ditumbuhi pepohonan lebat. “Kalau sudah di sini, seakan waktu terhenti. Kesejukan suasana membuat orang ingin berlama-lama menikmati Curug Jenggala. Udara yang bersih dan titik-titik air dari curug kian menambah betah,” kata Kukuh, 27, salah seorang wisatawan.

Air Terjun Penuh Cinta

Di tempat itu, pengunjung tidak saja dapat menikmati air terjun Curug Jenggala dari bawah, melainkan juga dari bagian atas. Kalau dari bawah, pengunjung bisa berjalan turun menuju sungai dan menyeberangi jembatan kayu. Di pinggir sungai, wisatawan dapat merasakan sejuknya air terjun.

curug jenggala,air terjun curug jenggala,curug cinta jenggala,air terjun curug cinta jenggala,wisata banyumas,baturraden,wisata baturraden,kawasan wisata baturraden
Dokumentasi L Darmawan (mongabay.co.id)

Jika dari atas, pengunjung dapat melakukan swafoto, karena pengelola telah membuat selfie deck berbentuk simbol hati. Di situlah, pengunjung bisa diabadikan melalui kamera dari gardu pandang. Adanya papan selfie berbentuk hati ini membuat air terjun Curug Jenggala sering disebut sebagai Curug Cinta Jenggala.

Ketua LMDH Gempita Purnomo mengungkapkan kalau objek wisata Curug Jenggala mulai dibuka untuk umum mulai Oktober 2016 lalu. Begitu diluncurkan, ternyata mendapat sambutan luar biasa.


“Kami hanya mempromosikan melalui media sosial seperti facebook dan instagram. Ternyata, mereka yang datang juga memotret dan merekam, kemudian mengunggah juga ke media sosial. Jadinya, semakin menarik perhatian pengunjung,”ujarnya.

Ia mengungkapkan kalau pengelola obyek wisata alam tersebut adalah warga Dusun Kalipagu secara mandiri. Bahkan, para pengojek yang melayani wisatawan, dulunya adalah para pencari burung di hutan.

“Dengan adanya obyek wisata Curug Jenggala, mereka tak lagi mencari burung dan menjadi tukang ojek. Kini, warga Kalipagu merasakan betul dampak positif adanya wisata Curug Jenggala. Dengan begitu, warga akan semakin menjaga alam. Kalau tidak menjaga alam, maka Curug Jenggala juga bakal terkena dampaknya,”kata Purnomo.

Mau bertamasya ke Curug Jenggala? Datanglah ke Dusun Kalipagu, Desa Ketenger, Baturraden. Kepenatan dan kegalauan bakal sirna saat menikmati sejuk segarnya Curug Jenggala yang penuh cinta.

Penulis: L Darmawan
Artikel ini sudah dimuat di Mongabay

Tinggalkan Komentar Ya

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.