Jumat, Maret 22admin@warungwisata.com

Anehnya Buah Papakin Si Durian Ajaib Berwarna Orange!

Anda suka makan durian? Kecintaan anda pada buah durian belum lengkap jika anda belum mencicipi buah papakin, si durian ajaib berwarna orange dari Kalimantan ini. Buah papakin memang buah lokal endemik Kalimantan. Tumbuhnya pun hanya di hutan-hutan, dan masih sedikit sekali masyarakat yang membudidayakannya.

Papakin (ada yang menyebutnya Pampakin) atau buah Lai berasal dari Kalimantan Timur, tepatnya dari Kutai. Karena itulah nama latin buah ini adalah Durio kutejensis, diambil dari nama kota Kutai. Di Kalimantan Timur, buah ini disebut buah Lai, sedangkan di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, buah ini disebut papakin, pampakin atau pampaken.

Papakin termasuk jenis buah durian. Hanya lebih kecil dan tidak memiliki bau tajam seperti durian. Kulit luar maupun isi pun hampir sama dengan durian pada umumnya. Tapi, jika kulit durian keras dan durinya cenderung tajam, papakin mempunyai kulit duri yang agak lunak dan tidak setajam kulit durian.

Yang benar-benar membedakan dengan durian biasa terletak pada daging buahnya. Jika durian biasa dagingnya berwarna putih krem, atau agak kekuningan, papakin daging buahnya berwarna orange!

buah papakin
buah papakin, durian yang berwarna orange

Rasanya? Walau berbeda sekali dengan durian, namun papakin ini tak kalah lezatnya.
Rasanya manis. Agak susah menjelaskan rasanya, karena rasa ini hanya dimiliki papakin. Namun yang pasti rasanya dan aromanya sangat jauh berbeda dengan durian.
Banyak orang yang meyakini, tekstur dagingnya yang lebih keras dan aromanya yang lebih lembut dari durian karena papakin ini tak memiliki gas. Karena itulah papakin tidak menimbulkan efek memabukkan jika anda memakannya terlalu banyak. Bahkan, konon buah ini memiliki kadar kolesterol yang rendah sehingga aman untuk dikonsumsi.

Ada banyak jenis buah papakin, tergantung dari daerah atau hutan mana buah tersebut tumbuh. Tapi, menurut masyarakat Kalimantan, cuma ada lima jenis buah papakin unggulan yang rasanya enak, yakni papakin (Lai) batuah, Lai Mandau, Lai Kutai dan Lai Mahakam serta Lai Mandong (Durio excelsus).

Bagaimana dengan harganya? Jangan khawatir, harga buah papakin bahkan tidak semahal buah durian montong/bangkok. Harganya disesuaikan berdasarkan besar kecilnya buah papakin. Harganya dari Rp 5.000 hingga Rp 50.000 sebiji. Papakin yang berharga Rp 5.000 berukuran lebih kecil dan kulitnya ada bercak-bercak hitamnya.

Anda berminat, langsung saja datang ke Kalimantan. Oh ya, buah papakin ini termasuk buah musiman. Biasanya musim panen buah papakin tergantung dari hutan asalnya. Bulan Januari ini misalnya, yang sedang panen dari Kalimantan Selatan. Sedangkan di Kalimantan Timur dan Tengah, musim panen buah papakin biasanya di bulan September-Oktober.

 

Tinggalkan Komentar Ya

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: