baobab safari resort,taman safari indonesia,taman safari prigen,taman safari indonesia 2,baobab resort pasuruan

Menikmati Makan Pagi Bersama Hewan Liar di Baobab Safari Resort


Seperti apa rasanya makan pagi ditemani hewan-hewan liar? Jika ingin merasakannya, cobalah menginap di Baobab Safari Resort.

Sore itu, saya bersama teman dari Gapura Digital Malang diminta Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur mengisi materi literasi digital di acara Bimbingan Teknis Pelatihan Agribisnis Usaha Peternakan. Karena jadwal kelasnya malam hari, kami pun disediakan satu kamar di Baobab Safari Resort untuk menginap.

Hewan Liar di Baobab Safari Resort

Baobab Safari Resort adalah hotel bintang 4 yang terletak di komplek Taman Safari Indonesia 2, Prigen Pasuruan. Berada di kawasan Taman Hutan Rakyat Raden Suryo di kaki gunung Arjuno, hotel ini menawarkan pemandangan alam pegunungan yang indah. Lebih dari itu, daya tarik utama dari Baobab Safari Resort adalah keberadaan hewan-hewan liar yang berada di sekeliling resort.

Baca juga: Indahnya Penampakan Topi Awan Gunung Rinjani

Sebenarnya tidak dilepas liar begitu saja, karena demi keamanan dan kenyamanan tamu hotel, hewan-hewan itu ditempatkan di beberapa kandang terbuka yang terletak tepat di depan restoran dan kolam renang hotel. Dengan begitu, tamu hotel yang sedang menikmati makan pagi bisa melihatnya secara langsung. Seolah mereka makan pagi sambil ditemani hewan-hewan liar.

Ada beberapa hewan liar yang kandang terbukanya berada di dalam area resort. Di antaranya adalah jerapah, kuda nil, badak, bison, rusa dan beberapa jenis burung besar. Dengan dikelilingi hewan-hewan tersebut, tamu hotel yang sedang makan di restoran seperti sedang menikmati hidangan di padang savana.


baobab safari resort,taman safari indonesia,taman safari prigen,taman safari indonesia 2,baobab resort pasuruan

Tak hanya itu, ada satu atraksi menarik yang ditawarkan Baobab Safari Resort pada tamu hotel: memberi makan jerapah dan kuda nil!

Sensasi Memberi Makan Hewan Liar

Tentu saja kesempatan langka ini tidak saya sia-siakan begitu saja. Usai makan pagi, saya lalu menuju tempat untuk memberi makan jerapah. Ada tiga waktu yang disediakan bagi tamu hotel, yakni jam 07.00, jam 09.00 dan jam 14.00.

Untuk bisa memberi makan jerapah, kita cukup “donasi” makanan yang sudah disediakan seharga Rp. 20 ribu per ikat. Ada kacang panjang, wortel dan kangkung. Tamu hotel dilarang memberi makan dari luar.

Seolah sudah tahu ada jadwal memberi makan, seekor jerapah kemudian mendekat ke arah panggung. Kata pemandu hotel, namanya Kamil. Di usianya yang baru 5 tahun, tingginya sudah mencapai hampir 6 meter.


Seru juga memberi makan ke hewan sebesar dan setinggi jerapah. Panggung tempat memberi makan dibuat lebih tinggi sehingga kami tidak kesulitan untuk memberi Kamil seikat kacang panjang.

Tak lama kemudian, datang lagi dua ekor jerapah. Namanya Zahari, sedangkan yang lebih kecil adalah anaknya, Zahara. Zahari sendiri jerapah betina yang baru dipasangkan dengan Kamil. Mengetahui Zahari mendekat, Kamil lantas menjauh seperti memberi kesempatan padanya untuk ikut makan.

Selain jerapah, tamu hotel juga bisa memberi makan kuda nil. Sayang sekali, pada saat itu kuda nilnya tidak mau menampakkan diri, entah mengapa.

Di sudut lain Baobab Safari Resort, ada satu kandang terbuka yang ditempati hewan cukup aneh. Terus terang ini baru pertama kali saya melihatnya. Dan saya yakin, banyak orang yang juga tidak tahu atau belum pernah melihat hewan ini. Apakah itu? Yuk lihat di video berikut ini.

Artikel ini sudah ditayangkan di Kompasiana


Tinggalkan Komentar Ya

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.