Cara Menjadi Penulis yang Baik

cara menjadi penulis yang baik,penulis terbaik,latihan menulis,konsisten menulis

Jika kamu kehilangan motivasi untuk menulis, dan memerlukan sedikit suntikan motivasi hari ini, ingatlah dan tanamkan dalam pikiranmu:

Penulis terbaik memulai karirnya sebagai penulis yang buruk!

Semua penulis yang baik memulai perjalanan karir mereka sebagai penulis pemula. Baik kamu seorang penyair, penulis, atau blogger, karirmu dimulai dari bawah.

Penulis yang Baik Selalu Pernah Jadi Pemula

Setiap penulis pemula menulis artikel mengerikan, membuat banyak kesalahan, dan tidak tahu apa yang harus mereka tuliskan. Prosa atau narasi yang kaku, opini yang tidak punya argumentasi kuat, plot fiksi yang berantakan hingga pilihan diksi dan frasa yang tidak masuk akal. Intinya, kita semua membuat kesalahan pemula.


Tidak ada seorang pun yang terlahir dengan bakat langsung mengetahui cara menulis yang baik. Keterampilan ini harus dipelajari, dan seringkali memakan waktu yang lama.

Faktanya adalah, jika kita ingin menjadi ahli dalam sesuatu, kita harus menjadi pemula terlebih dahulu. Tidak ada jalan lain.

“Hampir semua tulisan yang bagus dimulai dengan upaya pertama yang mengerikan.” – Anne Lamont

Semua penulis membuat draf pertama yang mengerikan. Karya pertama semua orang tidak sempurna.


William Shakespeare menulis banyak omong kosong ketika dia pertama kali memulai karirnya sebagai penyair dan penulis drama. Ernest Hemingway melakukannya. Emily Dickinson melakukannya. J.K. Rowling melakukannya. Penulis mana pun yang kamu idolakan mulai menulis dengan buruk.

Baca juga: Manfaat Membaca Bagi Penulis

3 Cara Menjadi Penulis yang Baik

Pertanyaannya adalah: Mengapa mereka kemudian bisa menjadi penulis terbaik? Mengapa mereka kemudian bisa menerbitkan buku best seller?

Jawabannya ada dalam tiga kata: Konsisten, Belajar dan Latihan.

cara menjadi penulis yang baik,penulis terbaik,latihan menulis,konsisten menulis
Jangan buang waktu untuk membenci tulisan pertamamu yang buruk (unsplash.com)

Konsisten Menulis

Penulis yang baik terus menulis cerita buruk sampai mereka mulai membuat cerita yang layak. Penulis yang baik menulis cerita yang bagus sampai mereka menulis cerita yang lebih bagus lagi. Begitu seterusnya.

Terus Belajar

Selain konsisten menulis, penulis yang baik meluangkan waktu untuk mempelajari keterampilan menulis dan mencari tahu apa yang berhasil dan apa yang tidak. Mereka membaca buku, mengikuti kursus, bertanya, dan mempelajari teknik penulisan dari penulis lain. Mereka membaca, mengamati dan mendengarkan.

Latihan dengan Satu Tujuan

Setiap orang tentunya ingin mencapai kesuksesan secepat mungkin. Seandainya bisa, kesuksesan dan ketenaran itu diraih saat karya pertamanya diluncurkan.


Sayangnya, kebanyakan penulis pemula termakan dengan obsesi seperti ini. Mereka menjadi putus asa ketika mendapati karya pertama mereka seperti itik buruk rupa. Mereka berpikir karena pada mulanya tulisan mereka sangat buruk, otomatis cita-cita untuk menjadi penulis yang hebat akhirnya percuma.

Tetapi penulis yang baik tetap bertahan. Itulah yang membedakan penulis tahan lama dengan penulis pemula yang tidak berbakat.

Cara Menjadi Penulis Terbaik Tidak Datang Dalam Sekejap

‚ÄúTulisan yang buruk mendahului tulisan yang bagus. Ini adalah aturan yang sempurna, jadi jangan buang waktu untuk menghindari tulisan yang buruk. ” – Janet Hulstrand

Penulis yang baik melihat tulisan mereka sendiri secara kritis dan bereksperimen untuk mencoba teknik baru yang dapat memperbaikinya. Mereka terus berlatih untuk satu tujuan: menjadi penulis hebat. Semua ini membutuhkan waktu.

Penulis yang baik tidak membiarkan obsesi untuk sukses dalam semalam menggagalkan komitmennya, menggagalkan konsistensinya dalam menulis setiap hari sebagai bentuk pembelajaran dan latihan.

Jangan buang waktu untuk membenci tulisan pertamamu yang buruk dan membenci diri sendiri karena menjadi penulis yang buruk. Sebaliknya, buat komitmen bagi dirimu sendiri untuk melakukan apa yang diperlukan agar kamu dapat menjadi penulis hebat.


Kamu mungkin juga suka...

Tinggalkan Komentar Ya

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: