Kamis, April 18admin@warungwisata.com

Wisata Sejarah

Mengenal Wisata Heritage Kota Malang Yang Lagi NgeHits

Mengenal Wisata Heritage Kota Malang Yang Lagi NgeHits

Wisata Sejarah
  Apa yang paling dicari wisatawan mancanegara di kota Malang? Ternyata bukan pemandangan alam, bukan pula wisata kuliner. Wisatawan mancanegara memilih wisata heritage sebagai tujuan utama saat mereka berkunjung ke kota Malang. Data dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang menyebutkan, 65% wisatawan asing berwisata heritage di Kota Malang. Hingga akhir tahun ini, jumlah kunjungan wisatawan asing di Kota Malang sudah mencapai 12 ribu wisatawan. Wisata heritage Kota Malang adalah wisata menelusuri sejarah peninggalan kolonial Belanda dan jaman kerajaan Kanjuruhan.  Di era kolonial Belanda, Malang dikenal sebagai tempat favorit para pembesar Hindia Belanda dan juga penduduk Belanda yang saat itu tinggal di Indonesia. Udara yang sejuk, serta pemandangan alam yang indah memb
Empat Tokoh Kolonial Belanda Yang Jadi Nama Jalan Di Kota Malang

Empat Tokoh Kolonial Belanda Yang Jadi Nama Jalan Di Kota Malang

Wisata Sejarah
Di jaman pendudukan Belanda, wilayah Malang menjadi daerah favorit tempat tinggal warga Belanda. Udaranya yang dingin dan sejuk menjadikan Malang sebagai salah satu daerah di Indonesia kala itu yang paling banyak warga Belandanya. Tak heran, hingga kini banyak bangunan-bangunan bertipe kolonial yang masih tetap ada dan dilestarikan. Dan saking kentalnya nuansa ke-kolonial Belanda-annya, beberapa ruas jalan di kota Malang diberi nama dengan bahasa Belanda. Ada yang mengambil nama lokal setempat, ada pula yang mengambil nama tokoh era kolonial. Setidaknya, ada empat tokoh jaman kolonial Belanda yang dijadikan nama jalan di kota Malang. Empat Jalan di Malang Dengan Nama Tokoh Kolonial Belanda Keempat jalan yang diberi nama tokoh kolonial Belanda itu terletak di satu lingkup, yakni sekitar B...
Menelusuri Sejarah Bali Di Museum Bajra Shandi

Menelusuri Sejarah Bali Di Museum Bajra Shandi

Wisata Budaya, Wisata Sejarah
  Jika anda ingin mengetahui dan menelusuri sejarah kehidupan masyarakat Bali, mulai dari Masa Prasejarah, Masa Bali Kuno, Masa Pergolakan Fisik hingga masa-masa mengisi dan mempertahankan perjuangan kemerdekaan di Pulau Dewata, sebaiknya berwisatalah ke Monumen Perjuangan Rakyat Bali yang terletak di Jl. Raya Puputan Niti Mandala, Denpasar – Bali. Monumen ini juga dikenal dengan nama Museum Bajra Shandi. Keberadaan Monumen Perjuangan Rakyat Bali saat ini memang tidak lepas dari pengagasnya yang bernama Alm. Prof Dr. Ida Bagus Mantra yang saat itu menjabat sebagai Gubernur Bali. Untuk merealisasikan idenya, pada tahun 1981-1987 dibuatlah desain monumen yang dimenangkan oleh Ida Bagus Gede Yadnya. Kemudian, tahun 1988-2001, proses pembangunan fisik dimulai dengan Ida Bagus Tugur
Pantai Hamadi, Ombak Terbang Dan Waterblow ala Papua

Pantai Hamadi, Ombak Terbang Dan Waterblow ala Papua

Wisata Alam, Wisata Sejarah
Ada sebuah fenomena alam yang menarik di Pantai Hamadi, Jayapura, setiap laut pasang. Anak-anak sekitar pantai menyebutnya "Ombak Terbang". Dinamakan "ombak terbang" karena ombak besar yang datang dari lautan lepas membentur tembok buatan dengan begitu kerasnya. Sehingga ombak bisa memuncrat tinggi bahkan hingga 5-8 meter. Pantai Hamadi Jayapura adalah perpaduan wisata alam dan wisata sejarah. Pantai ini merupakan tempat bekas dari serpihan perang dunia ke-2, yang mana merupakan tempat pendaratan pertama pasukan amphibi sekutu pimpinan Jenderal Douglas MacArthur pada tahun 1944 sebelum meneruskan perjalanan mereka ke dataran yang lebih tinggi. Sejarah di atas adalah latar belakang yang menjadikan Pantai Hamadi menjadi menarik dan berbeda dari beberapa pantai lain di kota Jayapura. Da
Menelusuri Jejak Jendral MacArthur Di Jayapura

Menelusuri Jejak Jendral MacArthur Di Jayapura

Wisata Sejarah
Jendral Douglas MacArthur adalah salah satu jendral terkenal pada jaman Perang Dunia Ke-2. Kepiawaiannya memimpin pasukan sekutu di kawasan Pasifik, membuat bala tentara Jepang akhirnya menyerah. Dan tahukah anda, ada jejak-jejak sejarah Jendral yang mengkomandoi seluruh pasukan sekutu kawasan pasifik di Indonesia, terutama di Jayapura. Pada kesempatan berkunjung ke Jayapura, saya tak lupa untuk mencoba menelusuri jejak Jendral yang terkenal dengan strategi "Loncat Katak" saat perang Pasifik meletus. Jejak sejarah itu diabadikan dalam bentuk sebuah tugu peringatan, yang didirikan di bekas markas pasukannya di tanah Papua. Dan kini, bekas markas pasukan jendral MacArthur dipakai sebagai markas pasukan Resimen Induk Kodam (Rindam) XVII Cendrawasih. Tempat ini terletak di puncak Ifar Gu