Sabtu, Februari 23admin@warungwisata.com
Tiga Tempat Wisata Di Macao Yang Bisa Kamu Kunjungi Dalam Sehari

Tiga Tempat Wisata Di Macao Yang Bisa Kamu Kunjungi Dalam Sehari

Tips Liburan
Dibandingkan harus berwisata ke Eropa yang membutuhkan banyak biaya, berwisata ke Macao tidak banyak menguras kantong. Enaknya lagi, toh di Macao kamu juga bisa mendapatkan nuansa Eropa yang tidak kalah dengan aslinya. Jika ingin berwisata ke luar negeri dalam waktu sehari, tiga tempat wisata di Macao ini bisa kamu jadikan destinasi pilihan. Tiga Tempat Wisata di Macao untuk Itenerari Sehari Senado Square dengan Ruin’s of St. Paul Berkunjung ke Senado Square bisa membawamu ke tiga tempat wisata di Macao sekaligus. Yang pertama tentu saja Senado Square itu sendiri. Ini adalah semacam Pasar Baru-nya Macao. Ada banyak toko dan kios yang menjual berbagai macam souvenir, kuliner hingga pakaian. Setelah puas berbelanja dan menikmati street food disini, kamu bisa menuju salah satu la
Museum Wayang Kota Tua Jakarta, Melestarikan Budaya Bangsa

Museum Wayang Kota Tua Jakarta, Melestarikan Budaya Bangsa

Wisata Budaya, Wisata Sejarah, Wisata Unik
Indonesia terkenal dengan seni budaya yang beraneka ragam. Salah satunya adalah seni Wayang. Nah, tahu gak kalau di Jakarta ada sebuah museum yang koleksinya aneka macam wayang? Museum Wayang namanya, terletak di Jalan Pintu Besar Utara No 27, Kota Tua, Jakarta, di kompleks yang sama dengan Museum Fatahillah, salah satu museum paling populer di Indonesia. Bangunan dua lantai yang dijadikan museum ini termasuk bangunan bersejarah. Pada 1640, bangunan ini digunakan sebagai gereja yang disebut De Oude Hollandsche Kerk dan diubah menjadi De Nieuwe Hollandse Kerk pada 1732 setelah direnovasi. Gereja ini adalah tempat Jan Pieterszoon Coen, Gubernur Jenderal VOC dan pendiri Batavia dimakamkan. Paska kemerdekaan, tepatnya 13 Agustus 1975,  bangunan itu akhirnya diresmikan sebagai museum yang
Tips Menulis Opini Yang Bagus

Tips Menulis Opini Yang Bagus

Tips Menulis
Tips Menulis Opini yang Bagus Pada dasarnya, tulisan atau artikel non fiksi bisa dibagi dalam tiga jenis: Menulis Opini, Berita dan Ilmiah. Artikel berita berisi fakta dan konten yang akurat tentang sebuah peristiwa yang nyata terjadi. Tercakup di dalamnya adalah unsur 5W1H yang disajikan dengan cara yang bisa membantu pembaca mencapai pemahaman tentang peristiwa tersebut dengan lebih baik. Artikel ilmiah adalah informasi tentang topik ilmiah yang didasarkan pada sebuah fakta dari sebuah konsensus ilmiah yang dihasilkan oleh orang atau organisasi yang tepat. Dengan kata lain, artikel ilmiah harus memiliki dasar fakta hasil penelitian ilmiah yang sudah diuji dan diterima oleh publik. Sedangkan Opini adalah sebuah artikel di mana penulisnya mengekspresikan pendapat pribadi mereka tent...
Konsisten Menulis Dengan Manajemen Ide

Konsisten Menulis Dengan Manajemen Ide

Tips Menulis
Kesempatan tidak akan datang untuk kedua kalinya. Begitu pula dengan ide. Ia bisa datang tanpa diundang, dan pergi tanpa berpamitan. Bagi seorang penulis, menjaga ide tetap menancap di pikiran bukanlah hal yang mudah. Itu sebabnya konsistensi kita untuk menulis setiap hari seringkali mendapat ujian yang berat. Tidak setiap hari kita bisa mendapatkan ide tulisan. Tidak setiap hari pula kita memiliki waktu luang yang nyaman untuk bisa menulis. Jika kita ingin menjaga konsistensi supaya bisa terus menulis, ada tips sederhana yang bisa kita lakukan. Caranya, aturlah ide-ide yang datang tersebut dalam sebuah manajemen ide yang rapi. Seperti apa manajemen ide itu? Karena ide itu datangnya tak kenal tempat dan waktu, maka sediakanlah media untuk menulis kapan saja dan dimana saja. Biasany...
Enam Manfaat Menulis Ilmiah Untuk Blogger

Enam Manfaat Menulis Ilmiah Untuk Blogger

Tips Menulis
Momen apa yang paling diingat saat kita masih duduk di bangku kuliah dulu? Mungkin banyak, yang pasti salah satunya adalah proses menulis ilmiah. Entah itu karena sulitnya mencari judul, metode menulis ilmiah yang rumit, membuat penelitian, dosen pembimbing yang sulit ditemui hingga sidang skripsi yang menegangkan. Saya cukup yakin, 9 dari 10 orang yang pernah kuliah akan mengakui hal ini. Saat masih kuliah, kita memang harus membiasakan diri untuk bisa berpikir ilmiah dan menulis ilmiah. Hanya saja, ketika kita sudah masuk ke dunia yang penuh dengan realita seperti sekarang, proses berpikir ilmiah tersebut kadang menjadi semakin berkurang. Kemampuan untuk menulis ilmiah pun menurun drastis. Padahal, menulis ilmiah memiliki lebih banyak manfaat di luar dunia universitas atau lingk...