Sabtu, Februari 23admin@warungwisata.com
Indahnya “Danau Salju” Di Indonesia Ini

Indahnya “Danau Salju” Di Indonesia Ini

Wisata Alam
Sebagai negara beriklim tropis, tentu saja Indonesia tidak pernah bisa menikmati keindahan gundukan salju sebagaimana di negara-negara dengan 4 musim. Kecuali mungkin di Puncak Jayawijaya yang ada salju abadinya. Tapi, jika anda ingin menikmati keindahan sebuah "danau salju", anda tak perlu jauh-jauh ke luar negeri seperti Amerika atau Islandia sekalipun. Di Indonesia pun juga ada pesona "danau salju", meski bukan salju beneran, tapi pemandangan sekitarnya pasti membuat kita takjub dan merasa seperti di negeri dengan iklim bersalju.Simak penuturan rekan Prima H. Sutiyono berikut ini, sebagaimana dicuplik dari akun facebooknya.   Ini bukan di Iceland atau di belahan dunia yang memiliki salju. Ini masih ada di Indonesia, di Pulau Bangka, tepatnya di Desa Air Bara, perbatasan Kab. ...
Menelusuri Jejak Jendral MacArthur Di Jayapura

Menelusuri Jejak Jendral MacArthur Di Jayapura

Wisata Sejarah
Jendral Douglas MacArthur adalah salah satu jendral terkenal pada jaman Perang Dunia Ke-2. Kepiawaiannya memimpin pasukan sekutu di kawasan Pasifik, membuat bala tentara Jepang akhirnya menyerah. Dan tahukah anda, ada jejak-jejak sejarah Jendral yang mengkomandoi seluruh pasukan sekutu kawasan pasifik di Indonesia, terutama di Jayapura. Pada kesempatan berkunjung ke Jayapura, saya tak lupa untuk mencoba menelusuri jejak Jendral yang terkenal dengan strategi "Loncat Katak" saat perang Pasifik meletus. Jejak sejarah itu diabadikan dalam bentuk sebuah tugu peringatan, yang didirikan di bekas markas pasukannya di tanah Papua. Dan kini, bekas markas pasukan jendral MacArthur dipakai sebagai markas pasukan Resimen Induk Kodam (Rindam) XVII Cendrawasih. Tempat ini terletak di puncak Ifar Gu
Pingin Traveling Gratis? Ikuti Program #MenyapaNegeriku

Pingin Traveling Gratis? Ikuti Program #MenyapaNegeriku

Uncategorized
Bagi kamu-kamu yang ingin traveling dan berpetualang gratis, sekalian bisa ikut mengabdi bagi bangsa, program yang diadakan Kemristekdikti ini mungkin bisa membuka peluang impianmu. Syaratnya mudah, cukup bisa menuliskan dan mendokumentasikan kembali semua aktivitas yang kamu ikuti nanti bila kamu lolos mengikuti program ini. Kemristekdikti mengajak kamu untuk mengunjungi berbagai daerah di Tanah Air melalui kegiatan “Menyapa Negeriku”. Selama maksimal enam hari (disesuaikan dengan jadwal penerbangan dan lokasi), peserta kegiatan akan melihat langsung potret pendidikan Indonesia melalui petualangan seru dan mengasyikkan. Tidak hanya itu, peserta juga akan diajak berpartisipasi untuk berbagi inspirasi di wilayah yang dikunjungi, bisa dengan berbagi cerita maupun menularkan berbagai keahl
Kalender Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Timur 2016

Kalender Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Timur 2016

Kalender Wisata
    Januari Upacara adat Pesta Reba – Bena, Kabupaten Ngada- Pulau Flores. Sebuah upacara menyambut tahun baru adat yg dilaksanakan setiap tanggal 27 Desember. Upacara adat Bijailungu Hiupana – Kabupaten Sumba Barat – Pulau Sumba. Ritual ini merupakan upacara sakral Merapu sebagai ungkapan syukur kepada sang pencipta sekaligus sebagai awal persiapan musim tanam. Tinju Tradisional Etu, Kabupaten Nagakeo – Pulau Flores. Etu adalah seremonial pagelaran tinju tradisional adat untuk uji kejantanan antar pemuda di Kabupaten Nagakeo. Para petarung menggunakan kepo sebagai sarung tinjunya dan terbuat dari anyaman ijuk. Petarung hanya boleh memukul lawannya dengan tangan yang memakai kepo, sedang tangan satunya digunakan untuk menangkis. Februari Upacara Perang Pasola

Menikmati Denting Merdu Dawai Sasando

Wisata Budaya
Pagi itu, jam sarapan di sebuah hotel tempat saya menginap dihiasi dengan denting merdu dari dawai sebuah Sasando yang dimainkan oleh pemusik lokal. Namanya Zakarias Ndaong, asli dari Rote, Nusa Tenggara Timur. Kepiawaiannya memainkan Sasando membuat Zakarias sering diundang untuk mengisi acara-acara resmi, atau dikontrak hotel untuk menemani waktu sarapan para tamu hotel. Seperti saat itu, Zakarias diundang hotel Swiss Bel Inn Kristal Kupang untuk bermain Sasando pada jam makan pagi, selama empat hari berturut-turut. Hal itu karena bertepatan dengan event Melanesian Culture Festival, yakni festival budaya bangsa-bangsa Melanesia yang digelar oleh Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan RI. Dan, baru kali ini saya melihat sendiri, sebuah alat musik Sasando bisa dimainkan dan membentuk nada-n...