Panduan SEO Lengkap Tahun 2021

panduan seo lengkap,panduan seo wordpress,panduan seo untuk pemula,tips seo untuk pemula,tips seo lengkap

Setiap tahun, SEO selalu berkembang menuruti apa yang diinginkan pengguna internet. Seiring kemajuan teknologi dan algoritma Google yang semakin pintar, metode baru selalu muncul untuk menentukan peringkat. Berikut panduan SEO lengkap tahun 2021:

Panduan SEO Lengkap Tahun 2021

1. Konten yang berkualitas

Dulu, orang beranggapan SEO itu tentang bagaimana memasukkan kata kunci sebanyak mungkin ke dalam konten. Tak peduli kontennya berkualitas atau tidak, sambungan antar kalimat tepat atau tidak, yang penting ada kata kunci di dalamnya.

Namun, tren pengguna internet sekarang berubah. Pengguna lebih menginginkan konten yang berkualitas daripada sekedar sebaran kata kunci.


Hal ini kemudian direspon algoritma Google dengan menerapkan aturan yang lebih ketat untuk mencegah penjejalan kata kunci dan duplikasi konten. Algoritme pencarian Google terus menjadi lebih baik dalam menemukan konten yang paling relevan untuk ditampilkan di bagian atas halaman hasil mesin pencari (SERPs).

Jadi, kalau ingin situs kita tampil di halaman pertama Google, fokuslah pada pembuatan artikel yang ditulis dengan baik dan isinya berkualitas.

2. Waktu Muat yang Cepat

Ketika kita hendak mengunjungi sebuah website, tentunya kita berharap website tersebut akan cepat terbuka. Sebuah website yang lambat ibaratnya layanan pelanggan yang buruk.

Sebaliknya, website yang waktu muatnya lebih cepat akan memberikan kepuasan dan pengalaman terbaik bagi pengunjungnya sejak awal. Ujung-ujungnya, website tersebut bisa menarik lebih banyak pengunjung yang lain. Itulah mengapa mulai bulan April 2010 yang lalu, Google memasukkan kecepatan website (site speed/page speed) sebagai salah satu faktor penentu peringkat di mesin pencarinya.


Baca juga: Tips Mempercepat Website

Jadi, apabila kamu hendak membuat website, pertimbangkan faktor kecepatan website ini supaya tidak mengecewakan pengunjung websitemu. Semenarik apapun konten dalam situsmu, sebagus apapun desan dan tampilan situsmu, bila waktu muatnya lambat kemungkinan besar websitemu tidak akan laku!

Pengunjung akan berpikir dua kali untuk datang kembali atau merekomendasikan websitemu pada yang lain. Google pun akan membenamkan situsmu ke dasar pencarian, entah di halaman yang keberapa.

3. Feature Snippet (Cuplikan Pilihan)

Saat kita mencari topik tertentu hari ini di mesin pencari Google, kita akan menemukan kotak kecil informasi di bagian atas halaman mesin pencarian. Ini bisa berupa paragraf atau serangkaian poin-poin yang mencoba menjawab pertanyaan yang kita ketikkan. Beberapa bahkan berisi gambar dan kutipan.

Inilah yang disebut Feature Snippet, atau cuplikan pilihan. Fitur cuplikan ini mulai diperkenalkan Google dan menjadi salah satu faktor penentu pemeringkatan sejak 2017.

feature snippet,cuplikan pilihan,panduan SEO lengkap tahun 2021
Fitur Cuplikan Pilihan

Agar konten dalam situs kita bisa dipilih Google menjadi cuplikan pilihan, kita harus membuat konten yang bisa menjawab pertanyaan yang kemungkinan besar ditanyakan oleh pembaca dan pengunjung internet. Membuat panduan cara kerja dan konten jenis tanya jawab, atau membuat konten berdasarkan istilah pencarian populer akan membuat konten kita kemungkinan besar dipilih Google menjadi cuplikan unggulan.

4. Optimasi Gambar

Salah satu kesalahan Blogger pemula adalah mereka cenderung suka memasukkan gambar-gambar dengan resolusi tinggi dalam konten yang mereka publikasikan. Dipikirnya pengunjung akan tertarik dengan tampilan gambar yang cemerlang. Padahal salah besar.


Praktik SEO saat ini memengaruhi pengembang situs web untuk menggunakan ukuran gambar dan teks alternatif yang sesuai untuk meningkatkan kemampuan penelusuran. Tren ini diperkirakan akan berkembang lebih jauh di tahun mendatang karena orang-orang lebih mengandalkan gambar untuk membantu mereka menemukan dan memahami apa yang mereka cari secara online.

Untuk mengoptimasikannya, kita dapat memilih gambar yang memiliki kualitas baik dan sesuai dengan konten. Selain itu, pastikan untuk memberi label gambar dalam konten dengan nama file, serta menggunakan teks alternatif yang sesuai dengan judul atau tujuan konten, dan memperbarui peta situs kita dengan semua gambar.

Untuk meningkatkan visibilitas konten kita di Google, fokuslah pada pengguna dengan memberikan pengalaman yang menarik: buat halaman yang utamanya ditujukan untuk pengguna, bukan mesin telusur. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan:

  • Berikan konteks yang baik: Pastikan konten visual kita relevan dengan topik halaman. Sebaiknya hindari penggunaan konten teks atau gambar yang tidak asli pada halaman.
  • Optimalkan penempatan: Sebisa mungkin, tempatkan gambar di dekat teks yang relevan. Jika memungkinkan, pertimbangkan untuk menempatkan gambar yang paling penting di bagian atas halaman.
  • Jangan sematkan teks penting di dalam gambar: Hindari menyematkan teks dalam gambar, khususnya elemen teks penting seperti judul halaman dan item menu, karena tidak semua pengguna dapat mengaksesnya (dan alat terjemahan halaman tidak akan berfungsi pada gambar). Untuk memastikan konten Anda dapat diakses dengan mudah, biarkan teks dalam bentuk HTML dan berikan teks alternatif (alt teks) untuk gambar. 

5. Website yang Mobile Friendly

Karena semakin banyak orang menggunakan ponsel cerdas dan tablet mereka untuk mengakses internet, hasil pemeringkatan mesin pencari lebih banyak ditekankan pada situs yang ramah seluler. Google, misalnya, memperkenalkan pengindeksan “yang memprioritaskan seluler” pada tahun 2019. Pengindeksan ini berupaya memprioritaskan seluler daripada desktop sebagai versi utama halaman situs apa pun.

situs yang mobile friendly,panduan seo lengkap
Situs yang mobile friendly lebih banyak mendapat kunjungan

Itu artinya, situs kita seharusnya sudah ramah seluler. Selain itu, perlu dioptimalkan untuk interaksi seluler seperti menggesek dan menggulir. Semakin mobile-friendly situs kita, semakin besar peluang kita untuk mendapatkan peringkat konten yang tinggi di mesin pencari Google.

6. Optimasi Pencarian Suara

Menurut laporan PWC, 71% orang lebih suka menggunakan asisten suara untuk melakukan pencarian di Google daripada repot mengetik pertanyaan mereka. Saat ini, hampir setiap perangkat seluler dilengkapi dengan asisten suara dan 20% dari semua pertanyaan sudah melalui pencarian suara. Persentase ini diyakini akan terus tumbuh seiring dengan semakin canggihnya teknologi pengenalan suara (voice recognition) dalam mesin kecerdasan buatan seperti Alexa, Siri dan Asisten Google.

Laporan terbaru menunjukkan 2 dari orang dewasa melakukan setidaknya satu pencarian suara sehari. Generasi Milenial khususnya, memimpin dalam pencarian suara, dengan 69% menggunakan pencarian suara secara teratur.

Untuk mengoptimalkan SEO agar lebih ramah dengan penelusuran suara, kita harus memasukkan kata kunci yang lebih mirip dengan cara alami orang berbicara. Misalnya, seseorang mungkin melakukan penelusuran suara dengan bertanya, “Apa sungai terpanjang di dunia?”

Artikel dengan frasa atau kalimat panjang yang identik dengan pertanyaan tersebut akan merespons penelusuran suara tersebut lebih baik daripada artikel lain yang hanya menggunakan kata kunci singkat “sungai terpanjang di dunia”. Itu karena orang lebih cenderung mengutarakan isi pikirannya sepenuhnya, tetapi lebih disingkat saat mengetik.

Nah, itu tadi Panduan SEO lengkap tahun 2021 agar kamu bisa sukses blogging di tahun ini.


Kamu mungkin juga suka...

Tinggalkan Komentar Ya

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

%d blogger menyukai ini: