Jumat, Maret 22admin@warungwisata.com

Piaynemo, Miniatur Permata Raja Ampat

Permata dari kepulauan Raja Ampat sesungguhnya terletak di gugusan pulau-pulau kecil bernama Wayag. Istilahnya, tidak sahih jika anda pergi ke Raja Ampat tanpa berkunjung ke pulau Wayag. Karena disinilah terletak keindahan Raja Ampat yang sesungguhnya. Pulau-pulau kecil yang berjejer indah, ditengah jernihnya air laut dan spot diving serta pemandangan bawah laut yang menakjubkan, semua berkumpul jadi satu di Wayag.

Sayangnya, untuk bisa sampai ke pulau Wayag, harus ditebus dengan ongkos yang terbilang mahal, serta waktu yang tidak cukup sehari. Dari pulau Waigeo, yakni pusat pemerintahan Kabupaten Raja Ampat, anda harus menyeberang lagi dengan speedboat dalam waktu 5 jam sekali jalan. Dan satu-satunya akomodasi hanyalah menyewa speedboat, dengan ongkos sewa bisa mencapai 15 juta/speedboat/hari.

Karena itulah, jarang sekali ada wisatawan backpacker yang bisa berkunjung ke pulau Wayag, mengingat biayanya yang besar. Tapi, anda tak perlu berputus asa. Karena, tanpa berkunjung ke pulau Wayag, anda bisa melihat miniatur Wayag di sebuah tempat, bernama Piaynemo, dengan ongkos yang terbilang cukup murah.

Piaynemo, adalah gugusan pulau-pulau kecil yang menyerupai gugusan serupa di Wayag. Jarak penyeberangannya pun tidak terlalu lama, hanya ditempuh dalam waktu sekitar 2,5 jam dari pulau pelabuhan Waisai, yakni pelabuhan utama di pulau Waigeo Raja Ampat. Dan ongkos sewa speedboat ke Piaynemo bisa ditawar, sekitar 5-6 juta/hari.

Jika biaya sewa speedboat masih terlalu mahal untuk kantong seorang backpacker, anda bisa patungan dengan beberapa orang. Satu speedboat biasanya bisa diisi hingga 6 orang. Sehingga ongkos sewa pun bisa ditanggung bersama, dan anda hanya akan mengeluarkan biaya cuma sejutaan saja.

Seperti yang dilakukan teman saya Agus saat berkesempatan mengunjungi Raja Ampat. Begitu tiba di Waigeo, Agus langsung berkeliling sambil bertanya-tanya pada sekelompok wisatawan yang ada disana, siapa yang mau ikut trip ke Piaynemo. Hingga didapatnya 4 orang backpacker yang ingin melihat keindahan Piaynemo, miniatur dari pulau Wayag tersebut.

pyanemo3

Dari pelabuhan Waisai, rombongan berangkat pagi, agar pulangnya tidak sampai kemalaman. Tujuan pertama adalah langsung ke Piaynemo. Untuk bisa menikmati pemandangan gugusan pulau-pulau kecil, wisatawan harus mendaki bukit, sekitar 10 menit saja. Di bukit ini, sudah disediakan sebuah bangunan permanen dari kayu dengan pagar yang mengelilingi, sehingga wisatawan tidak akan tergelincir turun.

pyanemo

Setelah dari Pyanemo, perjalanan dilanjutkan ke kampung wisata Arborek, masih terletak di gugusan pulau-pulau di kawasan Piaynemo. Disini, anda bisa menikmati sunset di pantai dengan pasir yang lembut seperti tepung. Ombak yang tenang, dengan air yang begitu jernih sehingga kita bisa melihat ikan-ikan dibawahnya dengan mata telanjang.

arborek

pyanemo2

Oh ya, saran dari teman saya Agus, bawalah sunblock dan pakailah jika anda berkunjung ke Piaynemo, karena sinar matahari begitu menyengat.

 

Tinggalkan Komentar Ya

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: