Kamis, Juni 27admin@warungwisata.com

5 Trend Strategi Digital Marketing 2019

Menurut data dari Hootsuite/WeAreSocial, hingga Januari 2018 ada 132 juta pengguna internet aktif dari total populasi penduduk Indonesia. Dari jumlah pengguna internet aktif tersebut, 130 juta memiliki akun/aktif di media sosial, dengan 120 juta diantaranya menggunakan perangkat mobile untuk aktivitas media sosial.

Melihat catatan statistik tersebut, tak heran apabila di era industri 4.0 ini setiap pelaku usaha dituntut untuk go online. Mencatatkan jejak bisnis mereka di dunia digital. Tak peduli seberapa besar usaha tersebut, mulai dari bisnis yang bernilai triliunan rupiah hingga bisnis kelas Usaha Kecil Menengah (UKM).

Dalam dunia online modern, digital marketing adalah strategi yang paling penting untuk mencapai kesuksesan bisnis. Alasan utamanya, ini adalah cara terbaik untuk menjangkau konsumen di manapun dan kapanpun mereka berada.

Strategi Digital Marketing adalah salah satu metode paling efektif bagi bisnis untuk mempromosikan produk atau layanan mereka, menarik pelanggan, dan menyesuaikan promosi dan penawaran mereka. Selain itu, pemasaran digital adalah salah satu strategi yang andal untuk mendorong penjualan dan menarik perhatian target audiens dari produk/jasa yang dipasarkan.

2 Alat Penting dalam Strategi Digital Marketing

Namun, sebelum berbicara mengenai strategi digital marketing yang efektif, setiap pelaku usaha yang ingin go online dan sukses dalam pemasaran digital mereka harus memiliki 2 alat bantu yang penting ini: website yang berfungsi dan bekerja dengan baik, serta akun media sosial.

Strategi digital marketing kita tidak akan berarti banyak bila kita tidak memiliki website yang berfungsi dengan baik. Website kita adalah tempat di mana kita memperoleh prospek calon pelanggan. Situs web kita adalah tempat di mana setiap calon pembeli potensial dapat  memperoleh informasi tentang bisnis kita. Dengan kata lain, situs web kita adalah titik akhir dari semua kampanye pemasaran digital yang kita lakukan.

Namun, tidak sembarang website bisa melakukan fungsi tersebut. Untuk bisa menjadi alat digital marketing yang efektif, sebuah website harus cepat, aman, mudah digunakan (friendly user) responsif, dan sangat fungsional.

Selain itu, website yang baik juga harus dirancang dan diperkaya dengan konten yang relevan agar kampanye marketing kita tidak terpental. Untuk itu, saat hendak membuat website, pilihlah hosting terbaik dan terpercaya. Niagahoster adalah pilihan yang tepat untuk mulai membangun website yang cepat dan aman.

Alat bantu yang kedua adalah akun media sosial. Platform media sosial menawarkan pelaku bisnis cara untuk membangun kehadiran brand secara online, kesadaran audiens terhadap brand serta reputasi brand itu sendiri. Selain itu, media sosial juga berfungsi membentuk hubungan/keterlibatan brand dengan target audiens dan mempromosikan produk atau layanan.

Disamping itu, melalui media sosial kita akan dapat berkomunikasi secara efektif dengan target audiens untuk membangun hubungan dan mendapatkan wawasan berharga tentang kebutuhan dan tuntutan mereka terhadap produk dan layanan yang kita tawarkan. Terlebih lagi, pemasaran melalui media sosial juga menjadi sarana bagi audiens kita untuk membiasakan diri dengan merek, konten dan penawaran kita.

Trend Strategi Digital Marketing 2019

Nah, setelah kita mempunyai dua alat bantu pemasaran digital tersebut, sekarang barulah kita bicara tentang strategi digital marketing di tahun 2019. Apa saja?

#Buildsuccessonline,#BlogKontesNiagaHoster,pemasaran digital,strategi pemasaran digital,digital marketing,digital marketing adalah,contoh digital marketing,strategi digital marketing,strategi digital marketing pdf,contoh strategi digital marketing,strategi pemasaran digital marketing,strategi digital marketing 2018,strategi marketing di era digital,strategi digital marketing adalah,strategi digital marketing 2019,skripsi strategi digital marketing

Setidaknya ada 5 strategi pemasaran digital yang bisa kita lakukan sebagai bagian dari kampanye pemasaran produk dan layanan kita.

Pemasaran Digital berdasarkan Mesin Pencarian (Search Engine Digital Marketing)

Saat ini semua orang dapat dengan mudah mengakses segala macam informasi di internet dengan menggunakan mesin pencari. Dari beberapa mesin pencari yang ada dan digunakan, yang paling populer adalah Google Search.

Ketika seseorang mengetik kata kunci tertentu dan Google menampilkan hasil pencarian, mereka akan melihat hasil yang relevan dalam bentuk:

  • hasil pencarian organik (yang diperoleh dengan Search Engine Optimation).
  • listing bisnis lokal (diperoleh dengan mendaftarkan bisnis pada Google Bisnisku.
  • hasil pencarian berbayar (yang diperoleh dengan memasang iklan atau Search Engine Marketing/SEM).

Bagaimana cara bekerja mesin pencari?

Semua mesin pencari pada dasarnya bekerja dengan cara yang sama, yaitu ketika orang ingin menemukan sesuatu, kemudian memasukkan kata atau kalimat yang disebut permintaan pencarian, mesin pencari akan menampilkan daftar hasil pencarian yang paling relevan untuk membantu pencari menemukan apa yang mereka cari.

Secara umum cara kerja setiap mesin pencari dibagi ke dalam 3 tahapan:

  • Tahap pertama, yaitu crawling (penelusuran/penjelajahan):  Pada tahap ini, mesin pencari menjelajahi trilliunan halaman dan dokumen yang ada pada world wide web dengan bantuan sebuah program yang dinamakan bots (robot).
  • Tahap kedua, yaitu indexing (pengindeksan): Pada tahap ini, Mesin pencari menggunakan indeks sebagai sumber informasi yang ditampilkan pada laman hasil penelusuran.
  • Tahap ketiga, yaitu ranking (peringkat): Pada tahap ini, Mesin pencari memberi nilai pada tiap data untuk menentukan dokumen yang relevan dengan yang dicari oleh pengguna.

Ada 3 jenis strategi digital marketing berdasarkan mesin pencarian:

1. SEO (Search Engine Optimation)

Salah satu cara untuk bisa tampil di halaman pertama atau posisi paling atas dalam daftar pencarian online adalah dengan menggunakan teknik SEO.

SEO atau Search Engine Optimation adalah proses untuk mengoptimalkan situs web kita supaya tampil lebih baik di halaman mesin pencari. Setiap orang tentunya ingin bisa menjadi yang pertama tampil saat ada orang mencari sesuatu bukan?

Begitu pula dengan website kita. Setiap harinya jutaan orang mencari sesuatu secara online di mesin pencari Google Search. Itu berarti ada jutaan peluang bagi bisnis kita untuk muncul di depan pelanggan potensial yang sedang mencari secara online tersebut.

Ada banyak teknik SEO, dan setiap profesional biasanya memiliki teknik yang berbeda dalam mengoptimalkan website mereka untuk bisa tampil di halaman pertama mesin pencari. Namun, boleh dibilang semua profesional SEO sepakat teknik utama untuk SEO mencakup tiga hal: kata kunci yang tepat, deskripsi meta (meta description/meta tag) dan teks alternatif (pada konten maupun gambar).

2. Google Bisnisku (Google My Business)

Sebagian besar profesional SEO yang berpengalaman memulai kesuksesan strategi digital marketing mereka di tempat yang sama: yakni dari Google Bisnisku.

Google Bisnisku (Google My Business) adalah alat gratis yang disediakan Google untuk setiap pemilik bisnis supaya mereka bisa mengelola keberadaan bisnis mereka secara online di mesin pencarian Google. Alat gratis ini benar-benar sangat efektif untuk strategi digital marketing berbasis pencarian lokal.

Saat kita membuat akun Google Bisnisku, Google secara otomatis akan mengintegrasikannya dengan fitur hasil pencarian lokal dan Google Maps. Jika kita memverifikasi akun Google Bisnisku, Grafik Pengetahuan Google (Google’s Knowledge Graph) akan menggunakan informasi dari Google Bisnisku tersebut untuk membantu menghasilkan detail basis data tentang bisnis dan entitas terkait yang relevan dengan pencarian tertentu.

#Buildsuccessonline,#BlogKontesNiagaHoster,pemasaran digital,strategi pemasaran digital,digital marketing,digital marketing adalah,contoh digital marketing,strategi digital marketing,strategi digital marketing pdf,contoh strategi digital marketing,strategi pemasaran digital marketing,strategi digital marketing 2018,strategi marketing di era digital,strategi digital marketing adalah,strategi digital marketing 2019,skripsi strategi digital marketing
dokumentasi Himam Miladi

Karena informasi Google Bisnisku terintegrasi ke Google Maps, pastikan informasi yang dimasukan ke Google Bisnisku adalah informasi yang terbaru, berupa:

  • Jam Operasional
  • Alamat
  • Nomor Telepon
  • Situs Bisnis
#Buildsuccessonline,#BlogKontesNiagaHoster,pemasaran digital,strategi pemasaran digital,digital marketing,digital marketing adalah,contoh digital marketing,strategi digital marketing,strategi digital marketing pdf,contoh strategi digital marketing,strategi pemasaran digital marketing,strategi digital marketing 2018,strategi marketing di era digital,strategi digital marketing adalah,strategi digital marketing 2019,skripsi strategi digital marketing

3. Search Engine Marketing

Search Engine Marketing (SEM) adalah strategi digital marketing untuk menampilkan website kita di halaman pertama mesin pencari dengan cara memasang iklan berbayar.  Pada hasil pencarian di Google Search, ada 3 tipe SEM:

  1. Search Ads. Ini adalah iklan yang muncul di halaman pencarian Google. Iklan tersebut berhubungan dengan kata kunci yang dicari calon pelanggan. Kita bisa melihatnya di mesin pencari pada hasil pencarian yang memiliki tanda “ads” berwarna hijau. Search ads sangat cocok untuk semua tipe bisnis yang ingin menaikan penjualan barang/jasanya karena membidik orang yang siap membeli.
  2. Shopping Ads.  Iklan yang muncul bersamaan dengan Search Ads dan ada informasi mengenai info produk dan harga produk. Shopping ads dapat digunakan untuk bisnis yang menjual barangnya langsung secara online/ecommerce atau melalui marketplace.
  3. Apps Ads. Iklan untuk mengunduh aplikasi yang muncul pada saat dicari di berbagai properti Google seperti Search Network, Google Play, Youtube, dan Google Display Network. Apps Ads dapat digunakan untuk bisnis start up yang berbasis teknologi.
#Buildsuccessonline,#BlogKontesNiagaHoster,pemasaran digital,strategi pemasaran digital,digital marketing,digital marketing adalah,contoh digital marketing,strategi digital marketing,strategi digital marketing pdf,contoh strategi digital marketing,strategi pemasaran digital marketing,strategi digital marketing 2018,strategi marketing di era digital,strategi digital marketing adalah,strategi digital marketing 2019,skripsi strategi digital marketing
contoh shopping ads

SEM terkadang dapat memberikan hasil yang lebih cepat daripada mengerjakan SEO yang butuh waktu lebih lama. Tapi, tetapi tidak selalu lebih baik, tergantung bagaimana strategi kita dalam menggunakan kata kunci pencarian yang relevan, lokasi target audiens, dan demografi target.

4. Pemasaran Digital pada platform Media Sosial (Social Media Marketing/SMM)

Menurut data Hootsuite, platform media sosial yang paling banyak digunakan pengguna internet Indonesia adalah YouTube (43%), Facebook (41%) dan Instagram (38%). YouTube memang dimasukkan kategori media sosial yang mana antar penggunanya bisa berbagi video.

#Buildsuccessonline,#BlogKontesNiagaHoster

Meskipun termasuk dalam platform media sosial yang paling banyak digunakan, Facebook belakangan ini mulai banyak ditinggalkan penggunanya. Hal ini tak lepas dari maraknya fake news/hoaks yang sering bersumber dari postingan yang dibagikan di Facebook. Selain itu juga akibat skandal bocornya data pengguna dan disalahgunakan oleh pihak ketiga, seperti pada kasus Cambridge Analytica.

Karena itu, trend digital marketing pada platform media sosial terfokus pada dua platform, yakni YouTube dan Instagram.

a. YouTube

Produk yang kompleks membutuhkan edukasi ke pelanggan. Jika produk kita membutuhkan visual atau informasi yang detil, video sangat cocok untuk hal tersebut ketimbang banner apalagi teks. Contoh tas laptop, membutuhkan video untuk menjelaskan:

  • Pemilihan bahan yang berkualitas
  • Proses desain yang detail dari rancangan gambar
  • Proses pembuatan yang detail dan rapi
  • Penjelasan fitur-fitur yang ada
  • Hasil karya produk dengan berbagai tipe

Sebagai platform media sosial berbagi video paling populer, YouTube sangat cocok untuk strategi digital marketing dengan konten berupa video.

Data dari internal Google mengatakan bahwa ada 63 juta pengguna aktif internet setiap bulan yang menghasilkan 15 milyar video di YouTube Indonesia dan dilihat setiap bulannya. Sementara pertumbuhan jumlah video yang dilihat meningkat sebanyak 4x dari tahun sebelumnya (2017 ke 2018).  Indonesia menjadi negara dengan pertumbuhan no 1 dalam hal mengupload video karena semakin banyak YouTuber Indonesia yang membuat konten. Data internal Google juga menunjukkan bahwa 9 dari 10 Pengguna internet Indonesia menonton YouTube, 53% pengguna internet Indonesia menonton YouTube setiap hari.

data diambil dari Modul pelatihan Gapura Digital

Selain menghasilkan konten sendiri yang diunggah di saluran YouTube, strategi digital marketing lain di YouTube adalah dengan memasang iklan/video ads. Ini adalah iklan berupa video yang muncul pada halaman awal youtube atau sebelum memulai menonton video di YouTube. Video Ads dapat digunakan untuk bisnis yang menawarkan jasa seperti jasa fotografi, event organizer, dan design interior.

b. Instagram

Ketika Instagram diluncurkan oleh Kevin Systrom dan Mike Krieger pada Oktober 2010, ia menggemparkan dunia media sosial. Sejak saat itu, aplikasi berbagi foto yang populer ini telah berkembang pesat hingga melampaui 1 miliar pengguna aktif bulanan.

Wajar apabila kemudian banyak brand mendedikasikan lebih banyak waktu dan sumber daya mereka untuk menggunakan Instagram sebagai bagian dalam strategi digital marketing mereka. Salah satu cara meningkatkan keterlibatan pemirsa dan meraih lebih banyak pengikut akun Instagram kita adalah dengan mengadakan kontes dan memberikan hadiah, atau populer disebut Instagram Giveaway.

Kontes atau Instagram Giveaway memungkinkan kita membangun brand awareness pada pengikut atau pengguna Instagram lain. Menurut riset dari Tailwind, akun Instagram yang menjalankan kontes reguler tumbuh 70 kali lebih cepat daripada yang tidak.

Selain itu, kontes di Instagram juga bisa meningkatkan keterlibatan audiens. Penelitian oleh Tailwind juga menunjukkan bahwa kontes Instagram mendapatkan sekitar 64X lebih banyak komentar dan 3,5X lebih suka dibandingkan dengan konten lainnya.

Mengapa bisa seperti itu?

Saat menjalankan kontes, biasanya kita menawarkan produk/layanan gratis kepada audiens, dan meminta mereka untuk melakukan satu atau lebih dari hal-hal berikut:

  • Suka dan / atau bagikan posting Anda
  • Menggunakan tagar dari brand kita
  • Memberi tag/mention teman mereka di bagian komentar
  • Ikuti akun Anda di Instagram.

Ini, pada gilirannya, akan memperluas jangkauan dan membantu brand kita terhubung dengan audiens baru yang sebelumnya mungkin tidak menyadari keberadaan kita. Orang-orang ini lebih lanjut termotivasi untuk berpartisipasi untuk mendapatkan hadiah dengan menandai teman-teman mereka. Pada akhirnya, proses ini akan meningkatkan visibilitas brand dan membuat orang lebih banyak membicarakan merek kita di platform Instagram.

5. Strategi Pemasaran Digital dengan Email Marketing

Sebagai puncak dari trend strategi digital marketing adalah Email Marketing. Banyak yang meremehkan strategi ini, karena beranggapan orang-orang tidak lagi membaca email.

Justru ini adalah pandangan yang keliru. Tidakkah kita menyadari, bahwa saat ini semua gadget yang dipegang orang-orang sudah tersinkronisasi dengan email mereka? Tidakkah kita menyadari pula, bahwa saat hendak membuat akun media sosial, kita membutuhkan verifikasi alamat email? Juga saat hendak menyimpan nomor kontak baru, biasanya tersimpan di alamat email?

Fakta-fakta itulah yang membuat email marketing bisa menjadi hidangan penutup dari strategi digital marketing kita. Selain fakta tersebut, alasan utama email marketing memiliki nilai penting dalam strategi digital marketing adalah email mudah menjangkau konsumen melalui perangkat mobile mereka. Kemudahan ini didapatkan tanpa harus berinvestasi banyak dalam teknologi atau perangkat lunak baru.

Menurut laporan dari Pew Research Center, 52 persen pemilik ponsel di AS mengakses email mereka dari ponsel mereka. Sementara rilis penelitian dari Forrester Research menemukan 42 persen dari pesan email dibuka oleh konsumen di smartphone mereka dan 17 persen dibuka di tablet. Menggunakan email sebagai alat marketing jauh lebih baik dan lebih efektif dibandingkan menggunakan SMS karena:

  • Email masih berfungsi pada perangkat mobile non telepon seluler.
  • Email gratis untuk konsumen, sedangkan SMS dapat dikenai biaya.
  • Email memiliki lebih banyak ruang untuk konten daripada pesan teks, sehingga memungkinkan kita untuk menyampaikan pesan pemasaran yang lebih baik.

Darimana sebaiknya kita memulai strategi digital marketing?

Jawaban dari pertanyaan ini tergantung dari riset pasar yang harus kita lakukan sebelum memulai kampanye digital marketing. Setiap pebisnis tentunya memiliki target pasar yang berbeda-beda. Dengan kata lain, strategi digital marketing yang diterapkan pun berbeda.

Riset pasar memungkinkan kita untuk menentukan elemen kunci kampanye marketing, seperti target audiens dan preferensi mereka, kecocokan produk / pasar, kompetitor, tren pasar, hingga platform digital mana yang cocok dan sebagainya.

Faktanya adalah kita tidak bisa membuat dan memulai strategi pemasaran yang sukses tanpa data yang relevan untuk mendukungnya. Jika tidak, kita hanya akan membuang-buang waktu dan sumber daya untuk mengembangkan strategi yang kemungkinan besar akan gagal.

Setiap langkah dan keputusan yang kita buat dalam strategi pemasaran digital harus didasarkan pada informasi relevan yang kita kumpulkan melalui riset. Dengan begitu, kita benar-benar dapat mengembangkan kampanye pemasaran yang efektif dan memberi hasil yang optimal.

Tinggalkan Komentar Ya

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: