Kamis, Juni 27admin@warungwisata.com

Tag: kopi

Melihat Potensi Kopi Desa Dalisodo Malang

Melihat Potensi Kopi Desa Dalisodo Malang

Wisata Alam
Berbicara mengenai kopi di Malang, hampir semua orang pasti menyebut Kopi Dampit. Nama Kopi Dampit memang sudah terkenal bahkan sampai ke mancanegara. Wajar, karena di Dampit, Malang banyak terdapat perkebunan kopi sejak era kolonial Belanda. Dan memang, salah satu perkebunan kopi yang bibit aslinya dibawa dari Belanda terdapat di Dampit. Namun, sebagai daerah yang dikelilingi pegunungan, potensi kopi di Malang tidak hanya terpusat di Dampit saja. Banyak daerah yang mempunyai potensi kopi pilihan. Salah satunya adalah kopi desa Dalisodo, kecamatan Wagir Kabupaten Malang. Desa Dalisodo terletak di kaki gunung Kawi, arah barat daya kota Malang. Tidak seperti Dampit yang mempunyai sentra perkebunan kopi, tanaman kopi di desa ini tumbuh di tegal/kebun-kebun milik penduduk. Kopi yang ada di ...
Kopi Kucing, Oleh-Oleh Khas Bromo

Kopi Kucing, Oleh-Oleh Khas Bromo

Wisata Kuliner
Jika kamu pernah ke Gunung Bromo dan ditanya apa oleh-oleh khas Bromo, mungkin kamu akan bingung menjawabnya. Gunung Bromo memang terkenal sebagai salah satu destinasi pariwisata, tak hanya di Indonesia, tapi sudah mencapai taraf dunia. Namun bicara mengenai buah tangan yang khas dari Bromo, banyak yang belum tahu. Nah, yang satu ini bisa kamu pertimbangkan untuk dijadikan oleh-oleh khas Bromo sewaktu kamu berkunjung ke Gunung Bromo. Kopi Kucing namanya. Sebagaimana daerah dataran tinggi lainnya, di kawasan Gunung Bromo banyak terdapat tanaman kopi. Baik itu yang dikelola masyarakat dalam bentuk perkebunan kopi atau yang tumbuh liar di hutan-hutan lereng gunung. Kopi di sepanjang kawasan gunung Bromo umumnya berjenis Robusta, meski tak sedikit pula yang berjenis Arabika. Dan lebih sedik...
Empat Tokoh Kolonial Belanda Yang Jadi Nama Jalan Di Kota Malang

Empat Tokoh Kolonial Belanda Yang Jadi Nama Jalan Di Kota Malang

Wisata Sejarah
Di jaman pendudukan Belanda, wilayah Malang menjadi daerah favorit tempat tinggal warga Belanda. Udaranya yang dingin dan sejuk menjadikan Malang sebagai salah satu daerah di Indonesia kala itu yang paling banyak warga Belandanya. Tak heran, hingga kini banyak bangunan-bangunan bertipe kolonial yang masih tetap ada dan dilestarikan. Dan saking kentalnya nuansa ke-kolonial Belanda-annya, beberapa ruas jalan di kota Malang diberi nama dengan bahasa Belanda. Ada yang mengambil nama lokal setempat, ada pula yang mengambil nama tokoh era kolonial. Setidaknya, ada empat tokoh jaman kolonial Belanda yang dijadikan nama jalan di kota Malang. Empat Jalan di Malang Dengan Nama Tokoh Kolonial Belanda Keempat jalan yang diberi nama tokoh kolonial Belanda itu terletak di satu lingkup, yakni sekitar B...
Kalau Minum Kopi, Jangan Diaduk!

Kalau Minum Kopi, Jangan Diaduk!

Uncategorized
Pada umumnya kegiatan malam hari seorang manusia sebelum tidur adalah mencari 3 hal berikut ini: toilet, handphone, dan kopi. Kebetulan kedua orang tersebut sedang mencari kopi. Namun karena terlalu malas bergerak dari sofa di ruang tamu, akhirnya mereka memutuskan untuk duduk dan menanti keajaiban. Woilaa, tak lama kemudian sang tukang kopi keliling lewat dengan manisnya. Kedua pemuda tersebut akhirnya membeli masing-masing secangkir kopi alias kopi hitam dan segera duduk di teras untuk minum. Semuanya senang hingga akhirnya tragedi itu pun datang. M: “Kopi lo gak diaduk, Bray?” S: “Hah? Buat apaan diaduk? Emangnya semen…” M: “Loh, haruslah. Biar semuanya kecampur rata!” S: “Ah, jadinya gak enak dilihat tauk. Gak karu-karuan bentuknya!” Dari percakapan yang hampir berujung ke
Mencicipi Kopi Amungme, Kopi Organik Khas Timika

Mencicipi Kopi Amungme, Kopi Organik Khas Timika

Wisata Kuliner
Pesawat Garuda tujuan Sentani Jayapura baru saja mendarat di bandara Mozes Kilangin, Timika untuk transit. Berhubung waktu transitnya sekitar satu jam, saya pun keluar dari komplek bandara dengan maksud hendak melihat-lihat suasana kota Timika, minimal di sekitar bandara, yang baru pertama kali saya kunjungi ini. Sekalian mencari dan mencicipi kopi Amungme yang terkenal itu. Dan akhirnya saya pun mendapatkannya di sebuah toko swalayan di dekat komplek bandara. Kemasannya berwarna hitam pekat dengan sedikit nuansa emas. Sangat eksklusif. Bila diseduh, aromanya yang kuat mampu menggoda siapapun untuk mencicipinya. Rasanya juga kental dan tidak membuat mual. Itulah sedikit gambaran mengenai Amungme, kopi terkenal produksi Timika, Papua. Sesuai namanya, kopi ini diproduksi oleh suku