Minggu, Februari 17admin@warungwisata.com

Tag: kuliner

Mencicipi Sup Kepala Ikan Khas Bali Di Warung Mak Beng

Mencicipi Sup Kepala Ikan Khas Bali Di Warung Mak Beng

Wisata Kuliner
Pantai Sanur mungkin tidak seramai Pantai Kuta atau yang kini lebih terkenal pantai Pandawa. Tapi, di Pantai Sanur anda bisa mendapati sebuah tempat wisata kuliner yang melegenda. Namanya Warung Mak Beng yang terkenal dengan menu serba ikannya. Mulai sup kepala ikan laut, ikan laut goreng, telur ikan, sup sayur dan sambal menjadi satu paket yang tersaji dengan sepiring nasi putih pulen. Warung Mak Beng berdiri pada tahun 1941 atas prakarsa Ni Ketut Tjuki yang kini terkenal dengan sebutan ‘Mak Beng’. Sedangkan pelopor pembuat sambal Mak Beng digagas oleh mertuanya sendiri yang kemudian dilanjutkan hingga generasi masa kini. Untuk cita rasa sup kepala ikannya datang dari suami tercinta yang  bernama I Putu Gede Wirya (Nyoo Tik Gwan). Mulai saat itulah, secara perlahan tapi pasti, Warung M
Serba Kue Dan Cokelat Yang Manis Legit Di The Harvest

Serba Kue Dan Cokelat Yang Manis Legit Di The Harvest

Wisata Kuliner
Banyak restaurant atau cafe yang menyajikan makanan penutup (dessert) berupa kue, roti atau cokelat. Tapi, tak ada yang mempunyai spesialisasi makanan serba coklat yang manis dan legit seperti The Harvest. Toko kue terbesar di Indonesia, yang pada setiap resto dan cafenya mengusung konsep interior bergaya Eropa ini baru saja membuka gerai terbarunya di Jalan Teuku Umar nomor 67 Denpasar, Bali, tanggal 17 November 2016 kemarin. Ini adalah gerai kedua di Bali selain di daerah Sunset Road, dan gerai ke-27 di kota-kota besar di Indonesia. Nah, bicara tentang gerai The Harvest, begitu anda masuk kedalam, langsung disambut dengan cake display yang memajang berbagai pilihan kue yang disusun dengan tampilan mewah dan sangat menarik. Pernah melihat film Charlie And The Chocolate Factory? Yah,...
Pasar Majelangu Denpasar, Satu-satunya Pasar Yang Buka Di Hari Raya Nyepi

Pasar Majelangu Denpasar, Satu-satunya Pasar Yang Buka Di Hari Raya Nyepi

Wisata Budaya, Wisata Kuliner
Hari Raya Nyepi, adalah salah satu hari raya umat hindu di Bali. Di Hari Raya ini, semua aktifitas keseharian penduduk Bali otomatis berhenti sehari semalam. Mulai dari pukul 06.00 hingga pukul 06.00 keesokan harinya. Semua kegiatan bisnis, perniagaan maupun aktifitas sehari-hari di luar rumah juga berhenti karena di hari raya Nyepi, penduduk Bali tidak diperbolehkan keluar rumah dan membuat keramaian. Anehnya, di Bali, tepatnya Denpasar, ada sebuah pasar yang diijinkan atau boleh dikata mempunyai tradisi unik buka hanya di hari raya Nyepi saja. Pasar itu adalah pasar Majelangu, yang terletak di Jl. Dr. Soetomo, Banjar Gerenceng. Pasar yang terletak di dalam Pura Majelangu Banjar Gerenceng ini merupakan satu-satunya pasar yang bisa buka saat penduduk lainnya berhari Raya Nyepi. Bukan ta...
Gak Enaknya Beli Pia Legong Sekarang Ini

Gak Enaknya Beli Pia Legong Sekarang Ini

Wisata Kuliner
Saya mengenal Pia Legong dari pertama kali pak Hensa (pemilik dan pendiri) merintis usahanya pertama kali, dan belum terkenal hingga sekarang sudah menjadi trade mark tersendiri bagi wisatawan di Bali. Ya, Pia Legong seakan menjelma menjadi sebuah identitas kuliner khas Bali. Padahal, pak Hensa sendiri bukanlah orang Bali asli. Saking terkenalnya, orang-pembeli rela antri untuk hanya sekedar mendapatkan dua kotak pia bergambar penari legong itu. Sudah begitu, saat membeli pun banyak syarat yang harus dipenuhi. Ini adalah pengalaman saya yang merasakan gak enaknya beli pia legong sekarang ini. Dulu, membeli pia legong di tokonya mudah dan biasa saja. Sama seperti membeli barang-barang lain di toko manapun. Tinggal bilang beli berapa kotak, rasa apa saja, dan kemudian membayar. Sekara
Anehnya Buah Papakin Si Durian Ajaib Berwarna Orange!

Anehnya Buah Papakin Si Durian Ajaib Berwarna Orange!

Wisata Kuliner
Anda suka makan durian? Kecintaan anda pada buah durian belum lengkap jika anda belum mencicipi buah papakin, si durian ajaib berwarna orange dari Kalimantan ini. Buah papakin memang buah lokal endemik Kalimantan. Tumbuhnya pun hanya di hutan-hutan, dan masih sedikit sekali masyarakat yang membudidayakannya. Papakin (ada yang menyebutnya Pampakin) atau buah Lai berasal dari Kalimantan Timur, tepatnya dari Kutai. Karena itulah nama latin buah ini adalah Durio kutejensis, diambil dari nama kota Kutai. Di Kalimantan Timur, buah ini disebut buah Lai, sedangkan di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, buah ini disebut papakin, pampakin atau pampaken. Papakin termasuk jenis buah durian. Hanya lebih kecil dan tidak memiliki bau tajam seperti durian. Kulit luar maupun isi pun hampir sama...