Sabtu, Februari 23admin@warungwisata.com

Tag: wisata kota malang

Museum Mpu Purwa Pamerkan Benda Purbakala Berbalut Teknologi Modern

Museum Mpu Purwa Pamerkan Benda Purbakala Berbalut Teknologi Modern

Wisata Budaya, Wisata Sejarah
Kota Malang akhirnya memiliki museum sendiri. Namanya Museum Mpu Purwa. Museum yang terletak di Jalan Soekarno-Hatta komplek perumahan Griya Shanta blok B-120 ini memiliki koleksi berbagai arca, prasasti serta artefak percandian peninggalan kerajaan Jawa kuno, terutama dari masa kerajaan Tumapel dan Singosari. Dengan luas bangunan sekitar 1000 meter persegi, Museum Mpu Purwa tergolong kecil jika dibandingkan dengan museum benda purbakala lain seperti Museum Mpu Tantular di Surabaya. Karena itu, benda-benda bersejarah yang dipamerkan juga tidak terlalu banyak. Museum Mpu Purwa saat ini memiliki 132 koleksi benda bersejarah, namun hanya 58 benda saja yang dipamerkan di ruang Museum, sementara sisanya ditempatkan di ruang penyimpanan khusus. Museum Mpu Purwa minimalis tapi berteknologi mo...
Kampung Kayutangan, Wisata Sejarah di Kota Malang

Kampung Kayutangan, Wisata Sejarah di Kota Malang

Wisata Sejarah
Kawasan Kampung Kayutangan adalah salah satu kawasan yang bersejarah di kota Malang. Pada era kolonial Belanda, kawasan ini menjadi pusat bisnis, yang hingga sekarang masih bertahan. Banyak bangunan-bangunan peninggalan Belanda yang tetap dipertahankan bentuk aslinya, termasuk beberapa rumah di perkampungan Kayutangan. Meski tak sedikit pula yang sudah berubah, baik fungsi maupun arsitektur bangunannya. Tentang asal usul nama Kayutangan, ada dua versi yang berkembang di masyarakat kampung Kayutangan. Pertama, sebelum Malang menjadi kotapraja, di kawasan terdapat papan penunjuk arah berukuran besar yang berbentuk tangan yang dibuat oleh Belanda. Versi kedua adalah disaat mulai berkembangnya kawasan Alun-alun, di ujung jalan arah alun-alun terdapat pohon yang menyerupai tangan. Karena itu...
Jejak Hilangnya Taman Kota Malang Yang Indah

Jejak Hilangnya Taman Kota Malang Yang Indah

Wisata Sejarah
Sebuah papan petunjuk jalan berdiri tegak di ujung jalan Taman Ungaran. Papan ini lain dari papan nama jalan biasa. Ukurannya lebih besar 3x lipat. Selain itu, jika papan jalan biasa hanya berisi nama jalan, papan yang satu ini mempunyai penjelasan lengkap, “Dahoeloe Ungaran Park/Taman Oengaran, sekarang Jalan Ungaran/Taman Ungaran". Nama Oengaran Park, atau Taman Oengaran adalah salah satu dari banyak taman kota Malang yang dibangun pemerintah Kotapraja Malang era kolonial. Ketika mendapat status sebagai geemente/kotamadya, pemerintah kota Malang merasa perlunya pemekaran dan perluasan area kota dan pemukiman untuk menampung para imigran warga Belanda. Sebagai penasehat sekaligus arsitek penata kota, ditunjuklah Ir. Herman Thomas Karsten. Antara tahun 1914-1929, Malang sudah mempun