Tips Menulis Caption Instagram yang Menarik

menulis caption instagram,tips menulis caption di instagram,menulis caption yang menarik,cara menulis caption instagram yang menarik,tips menulis caption instagram

Foto atau gambar yang menarik di Instagram memang bisa menghentikan pemirsa dari menggulirkan umpan. Tetapi, yang bisa menangkap pemirsa dan memungkinkan kita membuat koneksi yang bermakna dengan mereka adalah keterangan dari foto dan gambar, atau biasa kita sebut ‘caption’.

Menulis Caption Instagram Agar Viral

Bagaimana cara menulis caption yang menarik agar bisa menjadi viral?

Sebentar, tujuannya bukan agar postingan Instagram kita bisa viral, tapi bagaimana caption tersebut bisa membuat koneksi atau keterlibatan yang mendalam dengan pengikut atau pemirsa Instagram pada umumnya.


Percuma postingan kita viral, tapi keterlibatan pemirsa sangat sedikit. Percuma postingan kita banyak yang menyukai, tapi kita tidak mendapatkan umpan balik sesuai dengan apa yang kita kehendaki dari postingan tersebut.

Misalnya kita berharap mendapat kunjungan ke situs, atau pengikut baru, atau panggilan ke nomor telpon yang kita cantumkan. Jika caption di Instagram yang kita tulis tidak bisa menangkap pemirsa, berapapun jumlah ‘like’ yang bisa didapatkan menjadi tidak berguna.

Tips Menulis Caption di Instagram

Berikut sedikit tips menulis caption di Instagram

1. Optimalkan 125 karakter pertama

Secara anatomi, caption Instagram terdiri dari judul dan badan caption. Instagram memberi kita ruang 125 karakter pertama yang bisa kita optimalkan untuk judul caption yang bisa menarik perhatian pemirsa.


Seratus dua puluh lima karakter pertama adalah yang paling penting karena itulah yang dilihat pemirsa sebelum mereka memutuskan apakah ingin mengetuk “baca lebih lanjut”.

Jadikan 125 karakter itu berbicara tentang apa yang diperhatikan oleh pengikut kita, bukan apa yang paling penting bagi kita. Jika mereka peduli dengan apa yang kita katakan, mereka lebih cenderung mengetuk “baca lebih lanjut” dan mendengarkan apa yang ingin kita bagikan dengan mereka.

Sebelum menulis judul caption, pikirkan satu tujuan. Apa yang kita inginkan dari follower atau pemirsa Instagram ketika mereka melihat postingan kita?  Klik tautan di bio? Komentar? Bagikan? Menyimpan? Pilih satu tujuan dan fokuskan judul caption untuk menginspirasi respons yang tepat.

2. Berikan cerita yang menarik bagi pemirsa

Total, ruang caption Instagram bisa memuat 2.200 karakter (termasuk spasi dan baris). Setelah mengoptimalkan 125 karakter pertama untuk membuat judul yang bisa memancing perhatian pemirsa, berikutnya adalah bagaimana memanfaatkan ruang tersisa.

Jangan membuang ruang dengan hanya menulis kata-kata yang singkat, atau kumpulan tagar. Gunakan ruang 2.200 karakter ini untuk membuat tulisan yang layak dibaca pemirsa.

menulis caption instagram,tips menulis caption di instagram,menulis caption yang menarik,cara menulis caption instagram yang menarik,tips menulis caption instagram
sumber gambar: unsplash.com

Ide Menulis Caption Instagram

Berikut beberapa ide tulisan di caption Instagram yang bisa memancing keterlibatan pemirsa:

Jelaskan tempat yang kamu kunjungi, aktivitas yang kamu alami, atau makanan yang kamu nikmati.

Mirip dengan blogging, kamu bisa memberi sentuhan pribadi dalam tulisan di caption postinganmu. Alih-alih “membanggakan” sejumlah tempat yang sudah kamu kunjungi atau makanan yang kamu nikmati, buatlah sebuah cerita darinya.


Misalnya, kamu bisa menceritakan bagaimana gugupnya dirimu saat snorkeling di Nusa Lembongan, tetapi beruntung sahabatmu membantu mengatasinya. Atau bagaimana kamu berkenalan dengan barista di sebuah kafe lalu dia memberimu secangkir kopi gratis.

Dengan memberi sentuhan pribadi, kamu tidak hanya “menjual” aktivitas atau tempat, tetapi juga berbicara tentang betapa istimewanya aktivitas atau tempat itu bagimu.

Baca juga: Panduan SEO Lengkap 2021

Bagikan pandanganmu tentang topik yang penting bagimu

Kamu bisa mengamati topik-topik yang sedang hangat dibicarakan atau viral, lalu mengaitkannya, meskipun secara tidak langsung, dengan foto yang kamu posting. Misalnya kamu bisa menggunakan foto monokrom untuk membicarakan masalah terkait ras yang saat ini lagi hangat diperbincangkan.

Penting untuk diingat, bersikaplah autentik dalam apa yang ingin kamu bagikan dengan pemirsa. Jadilah dirimu sendiri, dan cobalah memberi kata-kata yang bisa mengundang keterlibatan alih-alih perdebatan.

https://www.instagram.com/p/B3oMXsCgfij/?utm_source=ig_web_copy_link

Pilih objek dalam gambar dan jadikan itu fokus tulisan di caption

Postingan Instagram tidak harus tentang diri kita sendiri. Kamu dapat memilih sesuatu yang lain di foto – apa pun itu mulai dari vas di latar belakang hingga jam tangan yang kamu kenakan – dan memutar cerita di sekitarnya.

Mungkin kamu bisa melihat detail print batik di kaos, atau kamu bisa berbicara tentang lukisan di dinding dan berbicara bagaimana lukisan itu memberikan sentuhan kesederhanaan di ruangan. Atau kamu bisa menyebutkan betapa kamu menyukai dinding yang serba merah muda.

Tambahkan sentuhan sejarah

Postingan yang informatif menyenangkan untuk dibaca karena pemirsa menyukai informasi dan pengetahuan yang baru. Dalam caption Instagram, tambahkan sentuhan sejarah dari obyek yang ada di foto atau gambar.

Misalnya kamu memposting foto naik becak. Kamu dapat menambahkan beberapa fakta menarik tentang becak dan menceritakan pengalaman pertamamu naik becak. Caption semacam ini lucu, menyenangkan, dan informatif pada saat yang sama – tiga alasan pemirsa untuk menyukai postingan kita.

Bagikan konten emosional

Konten emosional adalah istilah yang kugunakan di sini untuk merujuk pada konten yang berbicara tentang sesuatu yang sangat pribadi. Mungkin kamu pernah berjuang melawan depresi atau menjadi penyintas Covid-19. Bagikan pengalamanmu.

Mungkin kamu pernah mengalami saat-saat yang sulit seperti putus cinta atau terkena PHK. Bagikan pengalamanmu.

Di luar sana, ada jutaan orang mengalami hal yang sama, dan mungkin mereka ingin mencari solidaritas serta nasihat dari sesama penyintas di internet. Kamu dapat menggunakan foto dirimu untuk membicarakan pengalaman dan apa yang kamu pelajari darinya, serta tip apapun yang mungkin kamu miliki untuk orang lain yang mengalami hal serupa.

***

Sebuah gambar boleh bernilai ribuan kata. Namun sampai sekarang aku masih percaya, kata-kata tertulis memiliki kekuatan atas diri manusia yang tidak ada bandingannya. Jika kamu dapat menggunakan kekuatan itu untuk kebaikan, kamu pasti akan berhasil, sekalipun kamu menempatkannya pada platform yang berfokus pada gambar seperti Instagram.


Kamu mungkin juga suka...

Tinggalkan Komentar Ya

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

%d blogger menyukai ini: