kota wuhan,wabah virus corona di kota wuhan

Yang Perlu Diketahui Wisatawan Tentang Virus Corona Baru


Tahun ini, liburan imlek jatuh pada tanggal 25 Januari 2020. Sayangnya, liburan Imlek 2020 dibayang-bayangi kekhawatiran mewabahnya virus Corona Baru.

Virus Corona Baru menyebabkan wabah di kota Wuhan, Provinsi Hubei, Cina. Gejala penyakit ini termasuk demam, batuk, dan kesulitan bernapas.

Sebagian besar pasien telah dikaitkan dengan Wuhan, Kota Seafood di Cina Selatan (juga dikenal sebagai Pasar Grosir Makanan Laut Cina Selatan dan Pasar Makanan Laut Hua Nan).

Selain makanan laut, pasar di kota Wuhan juga menjual ayam, kelelawar, kucing, marmut, dan hewan liar lainnya. Pada 1 Januari 2020, pejabat kesehatan Cina menutup pasar untuk pembersihan dan disinfeksi.

Mengenal Virus Corona Baru

Virus Corona (Coronavirus) adalah kelompok besar virus yang umum terjadi di antara hewan. Dalam kasus yang jarang terjadi, mereka disebut zoonosis oleh para ilmuwan, yang berarti mereka dapat ditularkan dari hewan ke manusia.


Virus Corona yang menyerang manusia pertama kali diidentifikasi pada 1960. Hingga saat ini, sudah diidentifikasi 7 jenis virus Corona yang menginfeksi manusia, yakni:

  • 229E (alpha coronavirus)
  • NL63 (alpha coronavirus)
  • OC43 (beta coronavirus)
  • HKU1 (beta coronavirus)
  • MERS-CoV (beta coronavirus yang menyebabkan Sindrom Pernafasan Timur Tengah, atau MERS)
  • SARS-CoV (beta coronavirus yang menyebabkan sindrom pernapasan akut akut, atau SARS)
  • 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV)

Jenis terakhir dan terbaru yang dikodekan sebagai 2019-nCov inilah yang sekarang memicu epidemi di Wuhan, Cina.

Wabah Virus Corona Mematikan di Wuhan

Pejabat kesehatan Cina telah melaporkan lebih dari 40 kasus pneumonia karena virus corona baru. Beberapa pasien menderita penyakit parah, dan 2 orang telah meninggal. Kasus diidentifikasi antara 8 Desember 2019, dan 8 Januari 2020.

Wuhan memiliki 11 juta penduduk dan berfungsi sebagai pusat transportasi utama, termasuk selama liburan tahunan Tahun Baru Imlek yang dimulai akhir pekan ini. Saat Tahun Baru Imlek, ratusan juta warga Tiongkok bepergian ke seluruh negeri untuk mengunjungi keluarga.


kota wuhan,wabah virus corona di kota wuhan
suasana pedestrian jalan kota Wuhan (sumber foto: pond5.com)

Virus ini tampaknya sudah menyebar keluar daratan Cina. Pada Senin (20/1), pemerintah Korea Selatan melaporkan kasus pertamanya – seorang wanita 35 tahun yang baru datang dari Wuhan. Sedangkan pemerintah Thailand dan Jepang sebelumnya telah mengkonfirmasi total tiga kasus – semuanya pasien dikonfirmasi telah mengunjungi kota-kota di Cina.

Menanggapi wabah ini, beberapa negara dilaporkan telah menerapkan pemeriksaan kesehatan bagi para pelancong yang datang dari Wuhan. Mereka juga mengeluarkan peringatan liburan/travel notice dan panduan bagi wisatawan yang datang maupun akan pergi ke Cina.

Tips Untuk Wisatawan yang Pergi ke Cina

Apa yang dapat dilakukan wisatawan untuk melindungi diri mereka sendiri dan orang lain?

Bagi wisatawan yang hendak ke Wuhan diharuskan:

  • Menghindari kontak dengan hewan (hidup atau mati), pasar hewan, dan produk yang berasal dari hewan (seperti daging mentah).
  • Menghindari kontak dengan orang sakit.
  • Sering-seringlah mencuci tangan dengan sabun dan air selama 20 detik. Gunakan pembersih tangan berbahan dasar alkohol jika sabun dan air tidak tersedia.
  • Jika Anda bepergian ke Wuhan dan merasa sakit karena demam, batuk, atau sulit bernapas, Segera cari perawatan medis. Sebelum Anda pergi ke kantor dokter atau ruang gawat darurat, hubungi dulu dan beri tahu mereka tentang perjalanan terakhir Anda dan gejala Anda.
  • Saat sakit, tetaplah tinggal di rumah. Jangan bepergian kecuali untuk mencari perawatan medis. Saat keluar rumah hindari kontak dengan orang lain.
  • Tutupi mulut dan hidung Anda dengan tisu atau lengan baju (bukan tangan Anda) saat batuk atau bersin.

Tinggalkan Komentar Ya

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.