Yuk Belajar Digital Sampahku Tanggung Jawabku

sampahku tanggung jawabku,samtaku,bijak berplastik,belajar digital sampahku tanggung jawabku

Disiplin membentuk kebiasaan, kebiasaan membentuk budaya

Pentingnya Mengajarkan Sampahku Tanggung Jawabku Sejak Dini

Saya percaya suatu budaya yang baik berawal dari kebiasaan yang baik pula. Kalau kita lihat pada negara-negara yang lingkungannya bersih dan memiliki pengelolaan sampah yang baik, itu tak lain merupakan buah dari kebiasaan membuang sampah yang baik dan mengelolalnya dengan baik pula sejak dini.

Itu sebabnya, penting bagi kita mengajarkan pengelolaan sampah secara bijak kepada anak-anak sejak usia dini. Kita harap, perilaku membuang sampah dan memilah sampah yang kita tanamkan kedisiplinannya sejak kecil dapat menjadi kebiasaan hingga mereka dewasa nanti. Bila hal ini dilakukan banyak orangtua di Indonesia, dan banyak anak memiliki kebiasaan membuang sampah dengan bijak, nantinya akan membentuk budaya bersih dan sehat. Dengan begitu, persoalan sampah Indonesia di masa depan dapat kita atasi dengan baik.

Danone AQUA Luncurkan Program Belajar Digital Sampahku Tanggung Jawabku

Agar tujuan mulia ini bisa tercapai, Danone-AQUA bekerja sama dengan platform pembelajaran digital Sekolah.mu meluncurkan program belajar digital Sampahku Tanggung Jawabku (SAMTAKU). Program ini berisi modul interaktif anak tentang cara pengelolaan sampah yang bijak. Selain itu, program SAMTAKU juga diharapkan dapat memberi kemudahan bagi tenaga pendidik dan orangtua dalam memberikan pemahaman kepada anak tentang pentingnya bertanggung jawab atas lingkungan serta menjadi bahan pendidikan lingkungan anak yang baik.


Dalam acara peluncuran program secara online, Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, Jumeri, S.TP., M.Si, mengatakan bahwa pemerintah menyambut baik setiap inisiatif yang dilakukan oleh berbagai pihak dalam upaya memajukan pendidikan sejak dini untuk mencetak generasi penerus yang dapat mencintai lingkungan.

“Kolaborasi AQUA dan Sekolah.mu ini sejalan dengan program pemerintah yang ingin terus melakukan terobosan program pendidikan terutama ketika periode proses belajar mengajar dilakukan dengan sistem pembelajaran jarak jauh. Dengan adanya program belajar digital SAMTAKU, anak-anak di Indonesia dapat memperoleh kesempatan untuk belajar mengenai tanggung jawab terhadap lingkungan sejak dini untuk mewujudkan pelajar Pancasila yang memiliki nilai karakter dalam kehidupan sehari-hari,”  tambah Jumeri.

Komitmen Bijak Berplastik yang Mengedukasi Anak Sekolah

Program SAMTAKU ini merupakan kelanjutan dari komitmen #BijakBerplastik AQUA dalam pilar edukasi. Program Bijak Berplastik mulai dicanangkan AQUA sejak 2018 dengan tujuan mengedukasi lebih dari 100 juta konsumen dan 5 juta anak usia sekolah. Tahun ini, materi program SAMTAKU yang menjadi bagian dari kampanye Bijak Berplastik dikemas secara digital dengan materi yang berkualtas dan menarik serta kemudahan akses yang tersedia kapan saja.

belajar digital sampahku tanggung jawabku (dokpri)

Modul Sampahku Tanggung Jawabku tersedia secara gratis di platform e-learning Sekolah.mu. Modul ini dibagi menjadi dua sesuai dengan kategori usia dan pendidikan anak, yakni modul untuk PAUD dan modul untuk SD.


Sekilas Modul Sampahku Tanggung Jawabku

Dalam belajar digital tentang pengelolaan sampah ini, AQUA mengajak anak-anak memahami sampah itu apa, siapa yang menghasilkan sampah, lalu jenis sampah apa saja, kalau sampah dibuang sembarangan dampaknya akan bagaimana. Semua penjelasan ini dikemas dalam visualisasi video yang menarik dengan bahasa komunikasi yang mudah dipahami anak-anak.

Modul untuk PAUD berisi 5 kelompok aktivitas, yakni:

  • Program Sampahku Tanggung Jawabku (3 aktivitas)
  • Apa itu Sampah (8 aktivitas)
  • Kemana Perginya Sampah (6 aktivitas)
  • Aksi Kecil (9 aktivitas)
  • Refleksi Program (2 aktivitas)
modul belajar digital Sampahku Tanggung Jawabku untuk PAUD (tangkapan layar pribadi)

Modul untuk SD lebih variatif dan lebih kompleks. Dalam modul ini ada 5 kelompok aktivitas yakni:

  • Aku Bertanggung Jawab Atas Sampahku (3 aktivitas)
  • Memahami Sampah (9 aktivitas)
  • Perjalanan Sampah (7 aktivitas)
  • Aksiku untuk Mengelola Sampah (8 aktivitas)
  • Refleksi Program (2 aktivitas)

Masing-masing kelompok aktivitas ini berisi modul-modul pembelajaran yang bervariasi, baik itu berupa video, buku cerita, aktivitas menyenangkan, dan berbagai panduan pengelolaan sampah yang dapat diakses selamanya secara gratis.

Pada akhir program AQUA meminta anak-anak untuk melakukan aksi nyata dan mempraktikkan langsung pengetahuan yang sudah didapat. Anak-anak akan membuat biopori dan diminta menceritakan bagaimana proses pembuatannya. Seluruh aksi dan karya anak akan terdokumentasi pada portofolio yang dapat dijadikan referensi untuk penilaian perkembangan anak di sekolah maupun bagi orang tua.

Lebih lengkapnya, silahkan kunjungi modul SAMTAKU untuk PAUD dan modul SAMTAKU untuk SD. Pastikan kita sudah mendaftar di Sekolah.mu agar dapat mengakses modul ini kapan pun juga selamanya secara gratis.


Program Sampahku Tanggung Jawabku (SAMTAKU) yang digagas AQUA bekerja sama dengan Sekolah.Mu merupakan salah satu implementasi visi besar Danone ‘One Planet One Heath’, di mana perusahaan percaya bahwa kesehatan dan lingkungan adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Melalui gerakan program SAMTAKU, AQUA terus berupaya untuk mengajak setiap keluarga untuk dapat menciptakan lingkungan yang bersih, serta mulai memupuk kesadaran pengelolaan sampah sejak dini bagi anak-anak di seluruh Indonesia.


Kamu mungkin juga suka...

Tinggalkan Komentar Ya

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: